BANDARA SENTANI MEMPERKUAT KEAMANAN DENGAN PENGGUNAAN DETEKTOR BAHAN PELEDAK DAN NARKOBA

Share:
Salah satu personil Airport Security Bandara Sentani
sedang mendemonstrasikan penggunaan ETD

Pada hari Selasa, 12 Desember 2023, Bandara Sentani menggelar demonstrasi penggunaan Explosive Trace Detector (ETD) dalam kegiatan Airport Security Committee Meeting (ASC) ke IV. Acara ini dilaksanakan di Kantor PT Angkasa Pura 1 Sentani dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk General Manager PT Angkasa Pura 1 Sentani, Danlanud Silas Papare, Otban Wilayah X, Unit Jibom Satuan Brimob Papua, pihak BNN Jayapura, dan pihak operator penerbangan.

Demonstrasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesiapan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), serta sebagai upaya peningkatan keamanan di Bandara Sentani. ETD diperkenalkan sebagai teknologi yang selain mampu mendeteksi bahan peledak juga dapat mendeteksi narkotika secara efektif.

General Manager PT Angkasa Pura 1 Sentani menyampaikan, "Penggunaan ETD merupakan langkah inovatif dalam menjaga keamanan bandara. Teknologi ini tidak hanya dapat mendeteksi bahan peledak tetapi juga narkotika, memberikan lapisan keamanan tambahan bagi penumpang dan personel bandara."

Selama demonstrasi, para peserta diberikan penjelasan mendalam tentang cara kerja ETD dan keunggulannya dalam mendeteksi ancaman keamanan. Alat ini menggunakan teknologi canggih untuk mengidentifikasi jejak eksplosif dan zat-zat terlarang pada barang bawaan penumpang.

GM AP1 Sentani Bersama DANLANUD Silas Papare 

Danlanud Silas Papare menekankan pentingnya penerapan teknologi terkini dalam menjaga keamanan penerbangan. "Kami mendukung langkah-langkah inovatif seperti ini untuk memastikan bahwa bandara menjadi lingkungan yang aman bagi semua orang," ujarnya.

Pihak BNN Jayapura turut memberikan apresiasi terhadap upaya peningkatan keamanan ini. "Kerja sama antarinstansi sangat penting dalam menjaga keamanan penerbangan. ETD adalah langkah positif yang diambil untuk melindungi masyarakat dan menekan peredaran narkotika," kata perwakilan BNN Jayapura.

Kehadiran pihak operator penerbangan juga menambah dimensi signifikan dalam demonstrasi ini. Mereka dapat langsung melihat dan mengapresiasi implementasi ETD dalam konteks operasional penerbangan sehari-hari.

Penerapan ETD di Bandara Sentani diharapkan dapat menjadi contoh bagi bandara lainnya dalam meningkatkan sistem keamanan penerbangan. Keberhasilan demonstrasi ini memperkuat keyakinan bahwa teknologi dapat menjadi mitra yang handal dalam menjaga keamanan di sektor penerbangan.